Kalo ngedenger kata akhwat…. kebanyakan langsung berpikir pasti anak rohis yang biasanya identik dengan sholehah,alim, rajin ibadah,senantiasa menjaga aurat dan segudang kebaikan lainnya. Tapi kan sebenarnya, akhwat (bahasa arab) kalo diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia berarti wanita. Tapi… sepertinya gelar akhwat ini sudah mengalami spesialisasi makna.

Well… lebih menyempit lagi nih sharing kita di catatan kali ini, biasanya apa yang kamu komentarkan ketika melihat “seorang akhwat”???? hmmm.. mungkin kalo melihat dari sisi luarnya, bisa kita temukan mereka dengan pakaian yang tertutup syar’i, kerudung panjang, ga lupa manset dan kaos kaki serta selalu membawa Al-Quran di dlm tasnya ^_^. Dan yang bisa dirasakan, adalah akhlaknya yang senantiasa santun, anggun, dan terpuji. Mungkin ini kali ya, yang membuat akhwat (wanita muslimah)  begitu menarik hati. Membuat orang lain kagum dan hormat kepadanya, mereka (ikhwan) ga berani lah pegang tangan kita, ngajak jalan atau mungkin pacaran.. bisa tercoreng kesan akhwat yang selama ini udah di kenal.

Ga mungkin PACARAN????

Eitssss…. ntr dulu nih.. ada yang bilang “lain dulu lain sekarang”. Sekarang kan zamannya udah modern bgt, ga pacaran??? Berarti ga gaul…. huft..huft… Astagfirullah

Ketika aku masih SD, aku melihat kaka2ku yang akhwat begitu bergerilya di dalam memajukan dakwah. Tidak cengeng dengan cinta, sangat bisa menjaga hati antar lawan jenis. Tidak mudah galau dengan nasyid2 cinta. Kalo liat sekarang…..Astagfirullah…. ngakunya akhwat tapi tetap berkhalwat, cepet galau sama cinta padahal sekolah aja belum tamat. Setel nasyid cinta langsung pada klepek2..berkhayal kejauhan tentang masa depan. Hmmmm… mungkin aku termasuk dalam barisan akhwat galau.. Ya Rabb.. ampuni aku T_T

Banyak kasus klise yang terjadi di kalangan akhwat. Memang ga pacaran tapi berkhalwat jangana ditanya… sangat mudah kita liat dimana-mana. Kan ga enak diliatnya. Jilbaber jalan berduan disebuah mall sama ikhwan bukan muhrim.. masih pake seragam sekolah pula..ckckckck..                GA MALU de????!!!!!

Yang lebih mirisnya lagi, gaya pacaran ala aktivis rohis saat ini udah terang-terangan. Mereka ga malu mengungkapkan identitas hubungan mereka dengan mengatakan mereka sedang  ta’aruf tanpa hijab yang syar’i. Belum lagi banyak cinlok di organisasi islam. Awalnya ukhuwah dalam satu kepanitian islam, eh ujung2nya suka smsan yang ga bermanfaat. Awalnya sms-an tentang dakwah selanjutnya ….( u know lah… saling memberi perhatian lebih)

Pantes deh.. sekarang banyak buangettts akhwat galau, bisa tuh kita lihat di status fbnya mereka. Mereka udah ga malu2 lagi mengungkapkan isi hatinya lewat jejaring media yang mungkin akan dibaca oleh ratusan pasang mata. Sekaliiiii lagi.. harusnya kita malu dan mulai mengintrospeksi diri. Seharusnya Kita bisa jadi teladan untuk teman2 kita yang lain. Sekarang banyak banget spekulasi yang mengomentari  tentang kedaan ini. Terlihat segudang rasa kecewa yang mereka hamburkan untuk kita (para akhwat). Hujatan juga banyak yang mereka lemparkan  L

Nah, kalo udah gini.. kesalahan jadi mengenarialisasi u/ semua akhwat. Kasiankan…??? padahal diluar sana masih banyak akhwat yg dengan teguh memegang amanah,menjaga izzahnya, tetap istiqomah dan konsisten dengan prinsip agamanya. Haruskah mereka juga menanggung cemoohan atas sesuatu yang tida pernah dibuatnya??

Ayolah…. belum terlambat untuk membuka mata, hati, dan pikiran kita…Untuk merubah kesalahan yang pernah kita buat menjadi sebuah pelajaran dan hikmah. Kita ada untuk melakukan perubahan bukan nya ada u/ melebur bersama dengan kemaksiatan.

Tersinggung?????

Baguslah… karena sebenarnya orang yang pertama kali merasa tersinggung adalah diri saya sendiri… ^_^

Dengan merasa tersinggung, berarti hati kita belum mati.. dan bisa dipulihkan kembali.. gawatkan.. kalo misalnya hati kita ga respect dengan sindiran2 diatas tadi…

Tapiiii… tolong dimaafkan juga kalo ternyata memang merasa tersinggung… aku hanya menyampaikan tentang keprihatinanku akan kaum akhwat-erss akhir2 ini..

Walaupun pahit… harus tetap dikatakan kan.. bukan Cuma lihat dan diam. Tapi harus action dengan sesuatu… yah ,mungkin salah satunya dengan cara saling menasihati.

Semoga ini menjadi langkah awal u/ dapat menjadi muslimah lebih baik lagi…. Oya… aku udah ngerangkum tips n trik bair kita ga galau (sama yang namanya cinta semu).. tapi bukan di note ini… Insya Allah aku posting di note selanjutnya ya..

Dadahhhhh… ^_^v