Menatap lembayung di langit Bali
Dan kusadari betapa berharga kenanganmu
Di kala jiwaku tak terbatas
Bebas berandai memulang waktu
…………………………..

Andai ada satu cara
Tuk kembali menatap agung surya-Mu
Lembayung Bali (Saras Dewi-Lembayung Bali)

This is it….B.A.L.I

Bali……….I’m COMING!!!!!!

Itu kata-kata yang ingin aku ucapkan,…dan ternyata sudah menjadi kenyataan. Berkunjung ke pulau dewata yang konon merupakan pulau dengan sejuta keindahannya. Dan memang bener, disana aku sudah tesihir oleh keanggunan pulaunya, bener2 membuat aku terpesona ^_^

Tanggal 9-11 Februari 2012, kami (warga PT AWMC ->>Tempat aku bekerja) mengadakan tour bersama ke Bali… semuanyaaaa…. mulai dari Cleaning service sampai CEO,, kebayang ga??? Buanyakkk banget.. sampe2 hampir satu pesawat yang kita tumpangi, hampir 50% nya warga AWMC. Oya,, ini merupakan pertama kalinya aku naik pesawat he..he.. rada deg-degan juga… berada di atas ketinggian lebih dari 3600 kaki..hihihihi….bener campur aduk rasanya, untungnya aku ga mabuk udara dan ga bermasalah dengan ketinggian.

Kita nyampe di bali sekitar jam 11:30 WIT, disana kita langsung dibawa menuju ke restourant muslim “Madania Resto”, hmmmm alhamdulillah disana selain makan bisa menunaikan sholat juga karena ada fasilitas mushalla. Tw ga??? Di bali itu, hampir 98% warganya beragama hindu, di setiap rumah, toko, sekolah pasti di halamannya ada pura keluarga. Kalo mau nyari mesjid ato gereja kita kudu ke kotanya di denpasar (alhasil untuk sholat, harus pinter2nya kita nyari tempat. Bisa sholat di hotel, tempat shopping atw bis ).

Abis selesai sholat, kita langsung diajak shopping oleh pemandu tour kita di “shopping hawai” (hadeuhhh… baru juga nyampe udah menguras kantong :p)…segala pernak-pernik oleh2 khas bali ada semua disitu. Beres belanja kita meluncur ke GWK (Garuda Wisnu Kencana), disana ada 2 patung raksasa. Patung pertama adalah dewa wisnu (tapi patungnya belum selesai, tangannya belum jadi), katanya butuh biaya yang besar untuk membuatnya. Patung yang kedua adalah garuda. Kita disana bernarsis ria alias foto2.he..he..

Dari GWK kita ke pantai Padang2 dan dream land. Biasalah..disana ketawa2, main air,basah2an. Yang kocak disini, ada temen yang abis basah2an dia lupa kalo ternyata dia ga bawa baju ganti, mau balik ke bis tapi parkiraannya jauuuuuuuh banget….akhirnya pas mau salin harus mampir ke toko baju dulu (untung ci teh iis bawa uang) he,,he,,

Makan malem kita di Jimbaran, wawwwww…. keren abis viewnya.why???? kita makan sambil berhadapan langsung sama pantai dengan sunsetnya. Beralaskan pasir kita makan seafood dan bbq-an.. asik deh pokonya..

Hari kedua di Bali, aku dan teman2 ke tempat rafting di sungai Ubud, dengan medan yang medium dalam jarak ± 10 km. Aku suka bagian ini, sukaaaaa bgt.. memacu adrenalin dan berpetualangan itu kesukaanku ^_^. Rafting berjalan dengan lancar dan sangat mengasyikan,,, mengikuti instruktur “KIRI”, “KANAN”, “MAJU”, “MUNDUR”, “HOOK”….sangat melatih kerjasama team. Kalo ga kompak yang ada kita semua ke cemplung di sungai yang arusnya “LUMAYAN”.

Abis selesai rafting dan makan siang, kita di pandu ke Tanah lot,,, yang kata pemandunya tanah lot itu tempat parawisata yang tidak ada duanya. Disana kita bisa melihat pemandangan yang Subhanallah… melihat pulau di kelilingi oleh laut. Di atas pulau itu berdiri sebuah pura. Masyarakat bali sangat menyakralkan tanah lot yang katanya di dalamnya itu ada air suci dan ular suci, pemandu bilang “ barang siapa yang meminum air suci dan memegang ular suci, akan terkabul permintaannya” (dalam hatiku… “maaf ga berminat “).. agamaku agamaku dan agamamu agamamu…😉

Ditanah lot pada hari itu ramee baget coz lagi prepare u/ acara upacara kuningan (11 Feb2012), setelah sebelumnya mengadakan upacara galungan (1 feb 12) Jadi… disepanjang perjalanan , setiap melihat pura (entah itu pura keluarga, desa/ kecamatan) dihiasi dengan pernak-pernik dan sesajen disana-sini (jujur…aura mistis melekat di pulau satu ini). Kata “Galungan” berasal dari bahasa Jawa Kuna yang artinya menang atau bertarung. Galungan juga sama artinya dengan dungulan, yang juga berarti menang. Upacara ini katanya memberikan kekuatan spiritual agar mampu membedakan mana dorongan hidup yang berasal dari adharma dan mana dari budhi atma yaitu berupa suara kebenaran (dharma) dalam diri manusia. Kalo upacara kuningan semacam halal bihalal gitu, berkumpul bersama keluarga dan teman2 dan makan2.

Makanan favorit di hari raya mereka adalah babi guling dan lawar. Lawar itu dari potongan nangka, daging babi dan darah segerrr… “DARAH”?? Ya Allah … ngedengerin penjelasan beli Ngurah, bikin aku mual dan pengen muntah.. hiihiiii menyeramkan,, untuk sekedar dibayangkan.

Hari ketiga di Bali kita mau main water sport dan mengunjungi turtel island, di sepanjang perjalanan menuju water sport, beli Ngurah banyak memberikan informasi seputar BALI, diantaranya informasi tentang adat bali. Di Bali, kalo orang meninggal itu ga di kubur, melainkan di bakar/kremasi. Proses ini dinamakan upacara ngaben. Acara Ngaben merupakan suatu ritual yang dilaksanakan guna mengirim jenasah kepada kehidupan mendatang. Jenasah diletakkan selayaknya sedang tidur, dan keluarga yang ditinggalkan akan senantiasa beranggapan demikian (tertidur). Tidak ada airmata, karena jenasah secara sementara waktu tidak ada dan akan menjalani reinkarnasa atau menemukan pengistirahatan terakhir di Moksha (bebas dari roda kematian dan reinkarnasi). Biaya upacara ini bisa puluhan sampe ratusan juta , tergantung dari kastanya…. bayangkan,, dana sebanyak itu hanya untuk prosesi pemakaman??? Trus bagaimana dengan yang kurang mampu?? Katanya untuk warga kurang mampu nanti ada kremasi massal.

Bali memiliki kasta dalam kehidupan sosialnya,Empat kasta Bali antara lain:

• Sudra – petani, berjumlah sekitar 90 persen dari populasi Bali.

• Wesias (Waisya) – kasta pedagang dan pegawai pemerintahan

• Satria (Kshatriya) – kasta prajurit, juga mencakup bangsawan dan raja

• Brahmana – pendeta

D i Bali, harta dan kasta lebih pentingan kasta. Karena menuut mereka,martabat di atas segalanya. Jadiii, kalo mw menikah harus cari kasta yang sama, kalo ga sama akan ada konflk di keluarga mereka (c/seseorang yang menikah dengan beda kasta bisa dihapus dari daftar nama keluarga)… seremmmmmmm….

Hmmmmmmm… bali bener2 mistis,, dimana2 ada sesajen, ga di rumah, jalan, toilet, pantai, kendaraan, pohon, patung… pemandangan mistis… Untung aku tinggal di pulau jawa, yang mayoritas beragama sepertiku. Pada akhirnya ,aku tetap memilih bahwa tempat dimana sekarang aku singgah adalah tempat tinggal terbaik untukku ^-^.

00:00WIT, aku baru terbang menuju Jakarta,, delay membuat moodku berantakan.. tapi semua itu terbayarkan ketika aku melihat pemandangan menakjubkan dari balik jendela pesawat.. berkelip-kelip.. cahaya di sepanjang pulau itu hingga akhirnya hanya hitam yang melekat di depan mataku. Subhanallah… sungguh semua ciptaanNYA membuat aku semakin yakin akan keMAHA BESARANNYA…

Ya Rabb,, syukurku atas kesempatan untuk melihat keMAHA BESARANMU,,, bisa berkunjung ke Bali, merupakan pengalaman berharga untukku. Dan semoga di kemudian hari, aku bisa berkunjung ke tempat indah lainnya,, pergi ke lombok,Surabaya, Bunaken, Makasar, berkunjung ke negara sakuradan yang paling kunanti adalah berkunjung  ke rumahMU, di BAITULLAH,Ka’bah… Ya Rabb,, aku tunggu undanganMU ^_^…… (hope powerfull)

Di tanjung Benoa Bali

@GWK