“Selemah-lemahnya manusia ialah orang yang tak boleh mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yang mensia-siakan sahabat yang telah dicari (Syidina Ali)”

Ada banyak cerita yang ingin kusampaikan, mengungkapkannya dengan kata, menuangkannya dalam tulisan dan mengekspresikannya lewat rasa. Setiap hari, ada saja kejadian seru yang terjadi di sela-sela rutinitasku. Sangat kompleks namun aku sangat menikmatinya. Walaupun begitu, tetap saja terkadang aktivitas kantor membuatku jenuh. Hal ini mendorongku harus memutar otak untuk menyusun strategi membasmi si jenuh, penat dkk. Tanpa disadari (karena sudah menjadi kebiasaan :p ) setiap ada waktu sisa di jam istirahat, aku manfaatkan untuk berselancar di dunia maya. Jari lentikku mulai mengetikan huruf-huruf membentuk deretan kata http://www.facebook.com.

Awalnya tidak ada yang menarik disana, isinya hanya kumpulan status galau teman-teman yang sebagian besar sudah ku kenal di dunia nyata. Huft…sangat membosankan bukan?? Hingga suatu hari ku mempunyai ide…Ahaaa!!!! Aku mencoba mencari pen pals yang berasal dari berbagai belahan dunia lewat FB. Aku berharap nantinya pertemanan maya ini bisa saling menginspiratif satu sama lainnya.

Horeeee….. setelah beberapa waktu aku searching nama orang, Negara, dan melihat-lihat profil calon sahabat penaku, aku dapat buanyakkkk banget teman yang inspiratif dari berbagai negara. Aku mencoba mengajukan pertemanan dan Alhamdulillah banyak dari mereka yang mengconfirm pertemanan tapi sepertinya ada juga yang memilih ignore.. yasudahlah😀 . Kebanyakan dari mereka berasal dari Negara Jepang dan Mesir, sebagian kecilnya berasal dari Malaysia, Korea, Arab dan Italia. Banyak kisah menarik yang terjadi dalam pertemanan antar negara ini dan kupikir mungkin akan lebih menarik lagi jika kupublikasikan kedalam tulisan.

Aku memilih Jepang sebagai salah satu target pencarian pen pals-ku, karena aku menyukai negara itu. Mulai dari pohon sakura, tulisan huruf hiragana dan etos kerjanya yang konon sangat disiplin tinggi. Aku berharap lewat pertemanan ini aku dapat belajar banyak akan Jepang. Dari sekian banyak teman, ada dua orang sahabat yang paling dekat denganku di dumay ini.
Sahabat pertama bernama Ai Takagi, ia mahasiswi Ochanomizu University jurusan Clinical and Developmental Psychologi. Aku memperkenalkan diri menggunakan bahasa Jepang agar mudah beradaptasi dengannya ( padahal saat itu aku masih taraf pemula😀 tapi PD ajalah :p )

“Hajimemashite, watashi wa emi desu
Watasi wa Indonesiajin desu…..Doozo yoroshiku”
(Perkenalkan, saya emi dari Indonesia. Senang berkenalan denganmu)

Lalu, ia membalas pesan singkatku dengan ramah dan sejak saat itu sampai sekarang kami masih menjalin persahabatan. Waktu bencana gempa dan tsunami mengguncang Jepang bulan Maret 2011 lalu, aku sempat kehilangan kontak dengannya dan hal itu membuatku khawatir. Beruntung ternyata Ai dan keluarganya selamat.

Sahabat lainnya adalah seorang dokter bernama Kazuhiro Arantono. Pribadinya yang welcome dan baik hati membuat pertemanan ini sangat menyenangkan. Lewat pak Kazuhiro, aku belajar banyak tentang bahasa Jepang. Oya…yang membuat aku senang berteman dengannya adalah ternyata beliau bisa berbahasa Indonesia karena beliau pengagum negaraku “INDONESIA” he..he.. keren ya. Jadi, kalo aku sedang chat dengan beliau, Pa Kazuhiro selalu membalas dengan bahasa jepang lengkap dengan terjemahan Indonesianya. Satu hal nasihat yang selalu kuingat dari beliau adalah “We can choose a way in what can do so keep spirit!!!”.Hmmm… Kazuhiro-san doomo arigatoo gozaimasu ^_^.

Selanjutnya adalah pen pals dari Indonesia yang kuliah di Al-Azhar University-Cairo. Seneng banget bisa berteman dengan mereka, teman-teman yang hebat, smart dan sholeh (Insya Allah). Banyak ilmu yang kuserap dari mereka, tak jarang banyak pertanyaan yang kulontarkan tentang perkara atau hal-hal yang menyangkut agama islam. Jawaban mereka sangat membantu dan mudah untuk dimengerti. Sangat mengasyikan berteman dengan mereka dan tanpa terasa membuat aku terpesona kepada salah seorang diantara mereka.
Pernah suatu saat aku lost contact sama beliau, ga tau kenapa saat itu aku cukup kecewa dan sedih. Di layar FB jarang kutemui ia OL , ternyata ada rindu yang terselip disana dan bersarang cukup lama mendekam dihatiku sampai temanku memberi teguran atas sikapku yang kekanak-kanakan.
Temanku bilang “mi, sekarang itu kamu seperti ikan yang sedang mencari air. Padahal sebenarnya kamu sedang dikelilingi air. Hati-hati dengan rasa yang kamu bubuhkan di pertemanan mayamu. Jangan mudah menggunakan hati karena khawatir kamu akan mengotori hati kamu sendiri. Ingat!! Teman kamu itu banyak dan bukan cuma dia!!!.

Lalu aku diam sejenak dan mencoba menjawab, kukatakan bahwa “kaka itu salah satu teman baikku, teman baik itu seperti potongan puzzle yang setiap potongannya mempunyai tempat tersendiri dan ga bisa digantikan oleh potongan lain. Ia berbeda dengan teman lainnya dan sekarang aku merasa kehilangan seorang sahabat.” Hmmmm…. Butuh beberapa waktu untukku instropeksi diri, mungkin benar ada yang salah dengan hati ini. Tanpa disadari, kekagumanku akan sosoknya mulai bertambah kadarnya. Astagfirullah.. tak kusangka rasa ini menjadi liar sulit untuk kukendalikan. Mungkinkah ada rasa yang seperti ini??

Ya Rabb.. aku mohon ampun atas rasa yang belum layak kumiliki yang ternyata telah terlanjur tertanam di hati kecil ini. Ya Rabb.. tolong ambil kembali perasaan yang menyesakan ini dan jaga hatiku, jangan biarkan ia bermekaran sebelum waktunya dan disini aku menanti hingga Engkau ridho untuk menghalalkannya.
Alhamdulillah, sekarang perasaanku sudah normal kembali😀 dan sampai detik ini pertemananku masih berjalan baik . Hanya saja komunikasi tidak sesering dulu, tau kan alasannya?? Menjaga hati  . Bermain di dunia maya sangat mengasyikan tapi harus hati-hati jangan sampai melalaikan kewajiban di dunia nyata. Seindah-indahnya dunia maya tetap saja dia bukan dunia nyata yang kita jalani di kehidupan ini.

Diakhir tulisan ini, aku kirimkan doa untuk semua teman baikku,
“Ya Rabb… Jadikan sahabatku ini kekasihMU, kabulkan harapannya, kuatkan ruh dan jasadnya untuk berjuang dijalanMU. Ingatkan ia dikala lalai dan teguhkan dikala goyah dan beri kami keberkahan dalam menjalin persahabatan ini. Jadikan sarana media ini menjadi ajang untuk lebih merapatkan diri ke sisiMU, amin.”

22:36 24 Desember 2011
Emi_chan
Dari tempat terindah di mana kamu berpijak
#Salam pen pals (^_^)#