Kebenaran tidak selamanya masuk akal

Kalo kemenangan selalu diukur dari banyaknya pengikut, besarnya kekuasaan dan banyaknya uang dan harta benda. Teorinya Firaun menang dan Nabi Musa as kalah. Tapi, kenyataannya Musa lah yang menang dan berhasil membebaskan kaum bani israil dari perbudakan Firaun dan Firaun beserta pengikutnya ditenggelamkan di laut.

Itu semua karena kebenaran adalah Absolute, yang hanya berasal dari Allah SWT. Jika akal yang menjadi sebuah patoka kebenaran maka disinilah kecurangan menjadi sebuah kebenaran. Disinilah korupsi menjadi sebuah pembenaran.

Karena dia berpikir, kalo tidak curang tidak akan menang, kalo hanya mengandalkan uang gaji tidak bisa membiayai sekolah anak. INALLILAHI… padahal cuma Allah yang bisa memenangkan setiap hambanya dengan cara yang terhormat, hanya Allah saja yang bisa memberikan kecukupan untuk segala kebutuhan kita. Wallahu alam bi showab