Satu tahun terakhir ini, aku paling senang hari Jumat-Sabtu-Minggu, WHY? Yuppz Karena di hari Jumat malam atau Sabtu pagi aku pulang ke rumah. Maklum aku sekarang jadi anak perantauan (berlebihan sepertinya :p) di luar kota Bogor yaitu Kota Tanggerang. Di kota Tanggerang ini aku bekerja sebagai analis kimia di salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang maintenance chemical dan water treatment. Sebenernya ga mw jauh-jauh dari keluarga, tapi Allah memberikan jalan yang seperti ini so nikmati dengan syukur ^^.

Kurang dari 2 hari itu aku maksimalkan untuk silaturahmi sama keluarga dan teman2, malahan terkadang di hari sabtu dan minggu itu aku masih aja keluyuran (pergi keluar rumah karena ada acara di luar) yang akhirnya tanpa sadar aku sudah “menelantarkan “keluarga. Terdengar terlalu berlebihan mungkin, tapi menurutkku itu pas untuk kondisiku. Pernah suatu ketika mamah yang mungkin ga tahan ingin mengeluarkan unek-uneknya  berkata “ Mw kemana lagi de, baru aja pulang udah mw keluyuran lagi! Inget keluarga atuh, bantuin mamah sekali-kali dirumah” dengan nada yang meninggi. Spontan aku langsung nangis dan aku baru sadar, keluargaku juga butuh perhatian dariku, dan sebenernya aku yang paling butuh kasih sayang mereka. Pada saat itu aku langsung memutuskan untuk izin dari suatu acara yang sebelumnya sudah aku planning dan memilih untuk seharian berada di rumah.

Yah begitulah aku, Senin sampai Jumat bekerja di Tanggerang, dan sabtu-minggu pulang ke bogor yang dimana biasanya sabtu-minggu aku full keluar rumah dari pagi-malam (terkadang) untuk menghadiri sejumlah acara seperti mentoring, rapat atau seminar. Tapi sekarang, aku harus lebih bijak dalam merencanakan aktifitas weekend ku. Aku harus bisa membaginya dengan sebaik mungkin..Insya Allah,

Cerita seminggu yang lalu , aku mw bikin kejutan untuk keluargaku. Aku udah lama banget ga masak untuk keluargaku. Padahal waktu SMA, aku seneng bgt kalo dimintain tolong sama mama untuk masak. Rencananya aku mw bikin spaghetti kesukaanku, sederhana aja bikinnya tapi dijamin rasanya ga kalah dengan yang di restaurant (muji diri sendiri he..he..)… Sekalian nih aku share bahan dan cara membuatnya.. kali aja ada yang mau coba..

O ya perlu diketahui Spaghetti adalah mi Italia yang berbentuk panjang seperti lidi, yang umumnya di masak 9-12 menit di dalam air mendidih al dente yang artinya tidak lengket di gigi, tidak terlalu mentah ataupun terlalu matang. Cara memakannya bervariasi tetapi yang sangat terkenal adalah Spaghetti alla Bolognese yaitu dengan saus daging cincang lalu ditaburi keju parmesan parut.

Bahan:
1. Mie Spahethy (250gr) u/ 4 orang

2. Bawang Bombay (1 siung)

3. Bawang putih

4. Bawang merah

5. Mentega

6. Minyak goreng (1 sdm)

7. Penyedap rasa Sapi

8. Garam

9. Daging cincang atau cornet

10. Saos spaghetti siap saji (kalo ga ada bisa pake saos tomat&saos cabai)

11. Keju permesan

Cara Membuat:
1. Rebus air hingga mendidih sekitar 1 L.
2. Tuangkan minyak goreng 1 sdm ke dalam rebusan air lalu masukan mie spaghetti.
3. Tambahkan garam secukupnya (seujung kuku saja-JANGAN SAMPAI   BERLEBIHAN), aduk rata.
4. Mie spaghetti direbus hingga mencapai kekenyalan yang diinginkan (sekitar   7—10 menit).
5. Apabila sudah masak, angkat dan tiriskan.

Cara Membuat Bumbu Spaghetti:
1. Iris bawang Bombay, bawang putih dan bawang merah setipis mungkin
2. Panaskan mentega hingga cair, lalu masukkan bawang putih dan bawang merah lalu daging cincang atau cornet ke dalamnya.
3. Aduk rata hingga benar-benar cukup matang lalu campurkan dengan irisan bawang bombay.
4. Jika semua sudah rata kemataangannya, angkat lalu tuangkan bumbu ke atas mie spaghetti.
5. Jangan lupa taburka keju parut dan tambahkan saos cabai atau/tomat sebagai pelengkap rasa.

Hasilnya :

Gimana? Gampangkan ^^ selamat mencoba

>>Kesan keluarga sih pastinya pada seneng, bukan semata karena aku masak untuk mereka lebih dari itu, mamah papah seneng soalnya aku ga sering “keluyuran lagi”, waktu untuk bercerita dan bercanda sama kelurga lebih banyak Hmmmm.. mama, papa maafin ya kalo selama ini anakmu sering keluar rumah, tapi yang pasti keluar rumahnya aku ada tujuan yang insya Allah baik.. semoga mengerti y ^^ tapi tenang, sekarang aku pastikan selalu ada waktu khusus untuk keluargaku .