Sebelum ke topic yang aslinya,,, saya mw cerita dikit nih.. kenapa tiba-tiba saya mw nulis tentang hal ini… begini ceritanya jreng..jreng..

Waktu habis dinas ke luar kota  (gaya banget dah :p), aku dan temanku di ajak makan siang nih.. sebenernya kagak ada yang istimewa di hari itu,, cuma.. tiba-tiba ada pembahasan yang serius yang diperbincangkan di meja makan itu (lebay banget ih).. entah awalnya bicara apa, ga ngerti juga tapi ujug2 (tiba2) mengarah masalah “gigi”. Ishhhh ga penting deh, masa ngebahas gigi? Kenapa ga ngobrolin masalah lain aja seperti” project” mungkin (kan lebih keren) iya gak?? Tapi Alhamdulillah,, berkat perbincangan siang itu, telah membuat perubahan besar dlm hidupku (mulai deh..Lebay lagi :p)he..he..

Jadiii.. Bapa “X”(sok misterius ceritanya^^ ) bercerita kalo gigi yang bertempat tinggal di dalam mulutnya itu ada beberapa, merupakan gigi palsu yang ditanam permanent. WHAT?? Ga nyangka, si bapa yang terlihat “masi muda” mempunyai gigi palsu?? Kayak kakek2 aja ha..ha.. peace..peace. Iya waktu itu aku langsung cengo (kaget) sambil si bapa mamerin gigi palsunya (wuidihhhh… untung aku ga kesilauan :p ). Beliau berkata 1 gigi palsunya aja waktu dulu tuh 3 juta-an belund lagi pemasangannya,, dia terpaksa meletakan gigi palsu itu di mulutnya lantaran dia mw menikmati makan,, katanya ga enak punya gigi bolong (hihihi.. sekarang kayak anak kecil aj). Akhirnya biaya besarpun dia rela keluarkan demi kehidupan yang lebih baik he..he..

Dari situ tuh, aku jadi lebih sadar tentang memenuhi hak si gigi, jangan beranggapan aku jarang gosok gigi yah.. itu anggapan yang SALAH BESAR ^^, maksudku disini aku jadi lebih perhatian sama gigi aku ini,,, yang biasanya masih suka males u/ gosok gigi malam hari (kalo kecapean aja ->> mencoba mengeles) sekarang harus, kudu dan wajib. Aku ga mw nyesel nantinya, kalo aku harus berhadapan sama sakit gigi… karena sakitnya gigi itu selevel sama sakitnya hati (love) kebayang kan.. sakiiiit bgt he..he..(maklum pengalaman :P)

Ok… Lets go.. kita liat cara merawat gigi kita tersayang…(Sumbernya dari PDGI)

 

Gigi adalah jaringan tubuh yang paling keras dibanding yang lainnya. Strukturnya berlapis-lapis mulai dari email yang amat keras, dentin (tulang gigi) di dalamnya, pulpa yang berisi pembuluh darah, pembuluh saraf, dan bagian lain yang memperkokoh gigi. Namun demikian, gigi merupakan jaringan tubuh yang mudah sekali mengalami kerusakan. Ini terjadi ketika gigi tidak memperoleh perawatan semestinya.

perlu diketahui, bahwa sisa-sisa makanan yang ada pada sela-sela gigi, menjadikan lingkungan mulut sangat baik untuk aktivitas pembusukan yang dilakukan oleh berjuta-juta bakteri yang dapat menyebabkan gigi berlubang, gusi berdarah dan munculnya kista. Selain itu, bakteri juga menghasilkan enzim perusak yang memakan kalsium gigi sehingga menyebabkan gigi menjadi keropos dan berlubang. Bahkan, pada beberapa keadaan bakteri juga menghasilkan gas sisa aktivitas pembusukan yang menyebabkan bau mulut menjadi tak sedap.

Tujuan menyikat gigi adalah membersihkan mulut dari sisa makanan agar fermentasi sisa makanan tidak berlangsung terlalu lama, sehingga kerusakan gigi dapat dihindari. Bila kita menyikat gigi dengan benar, permukaan gigi juga bersih dari plak. Tetapi sekali lagi, plak akan senantiasa terbentuk dari waktu ke waktu. Jadi, kebersihan gigi harus tetap dijaga, minimal 3x sehari (pagi, sore dan malam menjelang tidur).

Jangan langsung menggosok gigi setelah makan, kenapa???

Sebenarnya, gigi kita selalu diselaputi oleh semacam selaput tipis akibat rongga mulut tidak pernah kering dari liur. Selaput ini menjadi media subur bagi tumbuhnya berbagai kuman. Ketika pertama kali Antonie dan Leewenhoek melaporkan penelitiannya tentang selaput ini pada abad ke-17, mereka menyebutnya sebagai material alba, yang dilukiskan sebagai selaput tipis mengandung berbagai bakteri berjumlah besar. Selaput tersebut akan menjadi plak (plaque), bila koloni kumannya sudah mencapai jumlah tertentu. Plak sangat tipis dan tidak terlihat dengan mata telanjang. Dibutuhkan waktu berabad-abad sampai dapat dibuktikan adanya hubungan yang jelas antara material alba dengan karies gigi.

Setelah makan, sisa makanan, khususnya makanan karbohidrat, akan mengalami fermentasi terhadap gula (glukosa) makanan. Hasilnya berupa senyawa bersifat asam dan membuat lingkungan sekitar gigi bersuasana asam. Dalam beberapa menit derajat keasaman tadi akan meningkat atau pH-nya turun. Bila berlanjut, penurunan nilai pH akan sampai ke nilai pH kritis, yaitu nilai pH yang dapat memicu dekalsifikasi (hilangnya garam kalsium) pada email gigi.

Bila zat gula pada plak habis difermentasi, sejumlah bakteri lain, di antaranya Veillonella alcalescens, akan merusak kembali senyawa asam hasil fermentasi tersebut. Dengan demikian setelah beberapa waktu, pH plak akan berangsur naik kembali mencapai pH normal. Demikianlah yang selalu terjadi setelah kita makan, terutama makan makanan yang mengandung gula.

Berbagai penelitian memperlihatkan bahwa pH akan kembali normal setelah 20 – 30 menit pascamakan. Dari kenyataan di atas, dapat dikatakan bahwa masa 20 – 30 menit setelah kita makan makanan karbohidrat (mengandung gula) merupakan saat-saat sangat rentan untuk terjadinya kerusakan gigi. Penyikatan gigi pada saat derajat keasaman dalam mulut masih pada tingkat kritis ini akan menambah kerusakan permukaan gigi. Jadi, jangan menyikat gigi segera setelah makan, tunggulah sampai lewat masa genting sesudah makan, yaitu sekitar setengah jam sesudah makan.

Manfaat menyikat gigi pada malm hari sebelum tidur

Gosok gigi malam sangat penting karena beberapa hal :

  1.   Mulut kita memiliki air liur yang otomatis diproduksi bila kita melakukan pengunyahan maupun berbicara. Pada malam hari karena tidak ada aktivitas dalam mulut, produksi air liur kita menurun drastis, padahal air liur mengandung antiseptik (pembunuh kuman).
  2. Tidak gosok gigi malam hari, berarti kita ketemu sikat gigi lagi pada pagi hari. Akibatnya kuman yang berada dalam mulut / tersisa di antara gigi / gusi, jadi bebas berkembang biak.
  3. Akibat lanjutnya gigi jadi cepat rusak, gusi lebih cepat meradang.
  4. Lalai gosok gigi malam juga membuat bau mulut kita tidak segar saat bangun pagi.

Akhir kata… semoga tulisan ini bermanfaat, khususnya untuk kesehatan gigi yang sering banyak orang menganggap remeh…

Salam_Rei-chan 2011