Hendaknya seseorang membayangkan cobaan akan segera hilang.

Sebab ,kalau bukan karena besarnya cobaan tak akan ada

rasa senang dan tenang (Abu Faraj Abdurahman bin Al Jauzi)

Teman2, setiap waktu diri kita selalu di uji dengan masalah.

Terkadang ujian yang diberikan sama namun cara tiap2 orang dalam menanganinya yang berbeda-beda

  • Ada yang menanganinya sambil mengeluh
  • Ada yang menyelesaikannya sambil menangis
  • Terus ada yang menggunakan emosi, sambil marah2 (yang klo dah parah bisa marah2-in orang sekitar
  • >> kasian kan orang yg kena marah :p )
  • Ada yang grasak grusuk yang penting beres ( atau lebih tepatnya terlihat beres, sekedar untuk menenangkan batin ) dll..

Tapi diantara beraneka ragam cara yang berbeda itu, ada satu cara yang paling menyenangkan

dalam melewati ujian seberat apapun…. yaitu ikhlas menerimanya dan dengan hati serta pikiran yang tenang  siap untuk menyelesaikannya. Karena tak bisa dipungkiri, bahwa hidup tuh sepenuhnya adalah ujian. Harga mati tuh, ga bisa ditolak apalagi disuap :p ga bakalan mempan..

Ujian bagi seseorang yang sukses bukanlah pada kemampuannya

untuk mencegah munculnya masalah, tetapi pada waktu menghadapi dan menyelesaikan

setiap kesulitan saat masalah itu terjadi

Banyak dari diri kita , yang sering merasa tidak adil atas hidup ini.

Kenapa saya diberi ujian seperti ini? kenapa hidup saya serumit ini?

kenapa hidup saya banyak banget masalah? kenapa? kenapa? dan kenapa?…

Sobat.., segala bentuk pertanyaan yang membuat hati kita sedih ternyata

sudah di jawab oleh Tuhan kita “Allah SWT” dengan jawaban yang paling sempurna,

yang jawabannya itu sudah Allah berikan kepada kita , jauh sebelum qt bertanya.

dan semua jawaban itu lengkap berada di dalam Al-Quran.

Ketika…kita bertanya

Kenapa aku diuji?

Qur’an Menjawab : “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman, sedang mereka tidak diuji lagi?” (Lihat QS.Al-Ankabuut : 2).

Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta”. (Lihat juga QS.Al-Ankabuut : 3)

Kenapa aku tidak diuji saja dengan hal-hal yang baik?

Qur’an Menjawab : “…boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”. (Lihat QS.Al-Baqarah : 216)

Kenapa aku diberi ujian seberat ini?

Qur’an Menjawab : “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya……….” (Lihat QS.Al-Baqarah : 286)

Bolehkah aku frustrasi ?

Qur’an Menjawab : “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman”. (Lihat QS.Ali Imraan : 139)

Bolehkah aku berputus asa ?

Qur’an Menjawab : “…dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir”. (Lihat QS.Yusuf : 87)

Bagaimana cara menghadapi ujian hidup ini?

Qur’an Menjawab : “Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung”. (Lihat QS.Ali Imraan : 200)

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’”. (Lihat QS.Al-Baqarah : 45)

Bagaimana menguatkan hatiku?

Qur’an Menjawab : “….Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Ilah selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal…….” (Lihat QS.At-Taubah : 129)

Apa yang kudapat dari semua ujian ini?

Qur’an Menjawab : “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’min, diri dan harta mereka dengan surga – Nya……….” (Lihat QS.At-Taubah : 111)

Jadi, sudah sangat jelas kan.. bahwa hidup memang akan terasa berat

jika kita hanya bersandar pada kaki lemah kita. Hanya ada satu sandaran kuat yang sanggup menopang kita,

yaitu Dzat yang Memiliki segala yang ada di dunia dan langit .. Dialah Allah SWT.

Ingatlah.. bahwa tidak ada 1 tarikan nafaspun yang kau hembuskan

melainkan ada takdir yang dijalankanNYA pada dirimu.

Karena itu, Tunduklah pada Allah dlm setiap keadaan..

(Ibnu Athaillah as Sakandari)

semoga bermanfaat ^^

Rizki Emilia

Diselesaikan 27Maret2011 11:13